Home DISKOMINFO KUKAR Sembilan Bus Sekolah Telah Difasilitasi, Dishub Kukar Bidik Perluasan Layanan

Sembilan Bus Sekolah Telah Difasilitasi, Dishub Kukar Bidik Perluasan Layanan

13
0
Bagikan Berita Ini :
Sembilan Bus Sekolah Telah Difasilitasi, Dishub Kukar Bidik Perluasan Layanan

Keterangan Gambar : Kepala Dishub Kukar, Junaidi saat diwawancarai awak media pada Senin (26/10/2026).

Tenggarong, sapakaltim.com– Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperluas akses transportasi bagi pelajar melalui penyediaan bus sekolah. Saat ini, sembilan unit bus telah difasilitasi di sejumlah kecamatan, sementara satu unit bantuan Kementerian Perhubungan akan dialokasikan untuk Kecamatan Sanga-Sanga.

Kepala Dishub Kukar, Junaidi, mengatakan penyediaan bus sekolah merupakan bagian dari program dedikasi pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas transportasi, khususnya bagi pelajar yang membutuhkan akses menuju sekolah.

Menurutnya, penentuan wilayah penerima layanan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan.

“Untuk program dedikasi yang berkaitan dengan konektivitas transportasi, kami berupaya memfasilitasi pelajar agar bisa pergi ke sekolah menggunakan bus sekolah. Saat ini, sudah ada sembilan unit bus sekolah yang kami fasilitasi di sejumlah kecamatan, berdasarkan hasil analisis dan diskusi dengan pihak kecamatan yang membutuhkan layanan tersebut,” ujarnya , Senin (26/10/2026).

Adapun sembilan wilayah yang telah mendapatkan layanan bus sekolah meliputi Loa Tebu, Rapak Lambur, Loa Ipuh, Kota Bangun, Kembang Janggut, Tabang, Samboja, Muara Jawa, dan Muara Badak.

Selain sembilan unit tersebut, Dishub Kukar juga memperoleh bantuan satu unit bus dari Kementerian Perhubungan yang direncanakan untuk Kecamatan Sanga-Sanga.

Junaidi menyebutkan, penyerahan bus tersebut dijadwalkan pada 28 Oktober, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar KNPI Sanga-Sanga.

Bus berkapasitas 19 tempat duduk itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan transportasi pelajar di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, pengoperasian bus nantinya akan melibatkan berbagai pihak. Pemerintah kecamatan sebelumnya telah mengajukan permohonan penyediaan bus sekolah sekaligus menyatakan kesiapan mendukung operasional, mulai dari penyediaan sopir, kernet, hingga kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).

“Dengan demikian, dari Dinas Perhubungan kami memfasilitasi penyediaan unit bus, sedangkan operasionalnya akan dikelola bersama oleh pihak-pihak yang terlibat di Kecamatan Sanga-Sanga,” jelasnya.

Kolaborasi tersebut juga melibatkan KNPI Sanga-Sanga, relawan, dan perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat.

Junaidi berharap, keterlibatan berbagai pihak dapat diperluas untuk menjawab persoalan transportasi pelajar, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan belum terjangkau layanan transportasi secara memadai.

Ia mencontohkan kawasan perkebunan kelapa sawit serta sejumlah wilayah di Kecamatan Muara Badak yang akses antardesanya terkendala jalur pipa minyak dan gas bumi (migas).

Kondisi tersebut membuat sebagian kawasan sulit dijangkau sehingga memerlukan dukungan sarana transportasi bagi anak-anak sekolah.

Karena itu, Dishub Kukar mendorong perusahaan di sekitar wilayah tersebut untuk berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan pihak sekolah dalam menyediakan layanan bus sekolah.

Dukungan serupa juga diharapkan dapat dikembangkan di Kecamatan Muara Kaman melalui kerja sama dengan perusahaan setempat.

Junaidi menegaskan, keterbatasan anggaran pemerintah membuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi penting agar kebutuhan transportasi pelajar dapat ditangani secara bertahap sesuai kondisi masing-masing wilayah.

Tim Redaksi (Adv 93/Hendrik)