Home DISKOMINFO KUKAR Ekspresi Budaya Jadi Upaya Disdikbud Kukar Jaga Kelestarian Seni Daerah

Ekspresi Budaya Jadi Upaya Disdikbud Kukar Jaga Kelestarian Seni Daerah

11
0
Bagikan Berita Ini :
Ekspresi Budaya Jadi Upaya Disdikbud Kukar Jaga Kelestarian Seni Daerah

Keterangan Gambar : Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Muhammad Saidar saat diwawancarai awak media pada Jumat (23/10/2026).

Tenggarong, sapakaltim.com– Pelestarian seni dan budaya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus didorong melalui keterlibatan komunitas dalam kegiatan Ekspresi Budaya. Program yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar ini memanfaatkan ruang publik sebagai wadah pertunjukan sekaligus sarana mendekatkan kebudayaan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Muhammad Saidar, menjelaskan bahwa bidang kebudayaan memiliki lima program utama, meliputi pengelolaan kebudayaan, kesenian tradisional, pelestarian kebudayaan, permuseuman, serta pengelolaan permuseuman.

Di antara program tersebut, Ekspresi Budaya menjadi salah satu kegiatan yang mendukung program Bupati Kukar. Pelaksanaannya melibatkan komunitas seni yang secara aktif menghadirkan pertunjukan kebudayaan di tengah masyarakat.

“Untuk mendukung program Bupati, kami memiliki kegiatan yang namanya Ekspresi Budaya. Kegiatan ini sudah beberapa tahun kami laksanakan dan menjadi wadah bagi komunitas untuk menampilkan berbagai kegiatan kebudayaan,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).

Saidar menerangkan, salah satu bentuk pelaksanaan program tersebut dapat dijumpai di Taman Musik Tenggarong. Pertunjukan seni yang digelar setiap malam Minggu itu dijalankan oleh Komunitas Takeru dengan dukungan Disdikbud Kukar.

Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati beragam pertunjukan seni dan budaya secara langsung. Di sisi lain, keberadaannya juga membuka ruang bagi para pelaku seni untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kebudayaan daerah kepada khalayak luas.

Dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan di Taman Musik diberikan melalui anggaran yang tersedia pada bidang terkait di Disdikbud Kukar. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan aktivitas kesenian di ruang publik.

“Kalau kegiatan di Taman Musik, kami dari Disdikbud Kukar ikut mendukung melalui anggaran yang tersedia. Kami berkolaborasi dengan komunitas yang memang aktif bergerak di bidang seni dan kebudayaan,” jelasnya.

Selain di Tenggarong, kegiatan Ekspresi Budaya juga berlangsung di Kecamatan Loa Kulu. Komunitas dan pegiat seni setempat turut mengadakan pertunjukan setiap malam Minggu sebagai bagian dari upaya menghidupkan aktivitas kebudayaan di wilayah tersebut.

Meski mengusung konsep kegiatan serupa, dukungan terhadap pelaksanaan di Loa Kulu berasal dari kegiatan desa setempat. Sementara itu, kegiatan di Taman Musik Tenggarong memperoleh dukungan anggaran dari Disdikbud Kukar.

Menurut Saidar, keterlibatan komunitas menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan kebudayaan. Sinergi antara pemerintah dan para pegiat seni diharapkan mampu memperluas pemanfaatan ruang publik sebagai tempat berekspresi sekaligus mengenalkan seni dan budaya daerah.

“Jadi, ini merupakan kolaborasi antara kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan komunitas-komunitas yang ada. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dan memberikan ruang bagi para pegiat seni untuk menampilkan kreativitas mereka,” pungkasnya.

Tim Redaksi (Adv 90/Hendrik)