
Keterangan Gambar : Pemprov Kaltim bersama Pemkot Samarinda saat usai melakukan penanaman sebanyak 2.500 pohon buah dilahan eks tambang seluas sekitar 360 hektare yang berlokasi di Kelurahan Mugirejo, Kota Samarinda, pada Selasa (6/1/2026).
Samarinda, sapakaltim.com– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kota Samarinda kembali melakukan aksi penghijauan di lahan bekas tambang sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan sekaligus penguatan ekonomi masyarakat. Sebanyak 2.500 pohon buah ditanam di lahan eks tambang seluas sekitar 360 hektare yang berlokasi di Kelurahan Mugirejo, Kota Samarinda, pada Selasa (6/1/2026).
Kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan di areal lima kelompok tani, yakni Kelompok Tani Usaha Bersama, Jaya Bersama, Makmur Bersama, Sejahtera Bersama, dan Maju Berkah. Kelima kelompok tani tersebut tergabung dalam kesatuan Poktan Rahayu Rombongan Haji Soeyono.
Lokasi penghijauan ini berada dalam wilayah administrasi tiga kelurahan, yakni Kelurahan Tanah Merah, Kelurahan Sambutan, dan Kelurahan Mugirejo, yang sebelumnya merupakan kawasan pertambangan.
Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemprov Kalimantan Timur dan Pemkot Samarinda dalam rangka reklamasi lahan kritis serta pemulihan fungsi ekologis lingkungan.
Berbagai jenis tanaman buah ditanam dalam kegiatan tersebut, di antaranya pohon kelapa, jambu, serta sejumlah tanaman buah lainnya. Tanaman ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga mampu mendukung pertanian produktif dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan penanaman pohon ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Ananda Emira Moeis, Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, para aktivis lingkungan, serta sejumlah pejabat terkait.
Puluhan siswa sekolah dasar juga dilibatkan dalam kegiatan ini sebagai bagian dari edukasi lingkungan sejak dini.
Sebanyak 2.500 bibit tanaman didistribusikan kepada lima kelompok tani lokal sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengelolaan lahan bekas tambang secara berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghijaukan kembali lahan bekas galian tambang.
“Kami ingin lahan ini tidak hanya kembali hijau, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat ke depannya,” ujar Saefuddin. Ia juga mengimbau kelompok tani penerima bantuan agar menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam agar dapat tumbuh optimal.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, berharap ribuan pohon buah yang ditanam dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan generasi mendatang.
“Melalui langkah penghijauan seperti ini, kita berharap kontribusi oksigen di Kalimantan Timur dapat meningkat, sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan untuk generasi berikutnya,” tuturnya.
Kelompok tani penerima bantuan menyambut positif program tersebut. Ketua Kelompok Tani, Ahmad Karni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan.
Ia berharap kegiatan penghijauan di lahan bekas tambang dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Melalui program ini, pemerintah berharap lahan bekas tambang di Kota Samarinda dapat kembali produktif, ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
(Tim Redaksi)






LEAVE A REPLY