Home POLITIK Elektabilitas Tinggi, Andi Satya Makin Dijagokan di Musda Golkar Samarinda

Elektabilitas Tinggi, Andi Satya Makin Dijagokan di Musda Golkar Samarinda

19
0
Bagikan Berita Ini :
Elektabilitas Tinggi, Andi Satya Makin Dijagokan di Musda Golkar Samarinda

Keterangan Gambar : Pimpinan Tingkat Kecamatan (PTK) Golkar Samarinda Seberang. Ketua PTK, Chaidir Tamami.

Samarinda, sapakaltim.com- Gelombang dukungan terhadap Andi Satya Adi Saputra untuk menakhodai DPD II Partai Golkar di Samarinda terus menguat menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan digelar pada 18 April 2026 di Fugo Hotel Samarinda.

Dukungan terbaru datang dari Pimpinan Tingkat Kecamatan (PTK) Golkar Samarinda Seberang. Ketua PTK, Chaidir Tamami, menegaskan bahwa pihaknya telah menetapkan pilihan kepada Andi Satya setelah melalui pertimbangan internal.

Ia menyebut, figur Andi Satya dinilai memiliki kombinasi pengalaman, kapasitas, serta rekam jejak yang relevan untuk memimpin partai. Tidak hanya dikenal sebagai dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Andi Satya juga aktif sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi Golkar.

“Dari berbagai aspek yang kami kaji, beliau menunjukkan kelayakan sebagai pemimpin, baik dari sisi profesional maupun kepartaian,” kata Chaidir, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, Golkar Samarinda saat ini membutuhkan sosok yang mampu merangkul seluruh elemen internal sekaligus memperkuat soliditas organisasi. Ia menilai kemampuan tersebut melekat pada diri Andi Satya.

Perbincangan mengenai Andi Satya memang kian mencuat di internal partai. Pada Pemilu Legislatif terakhir, ia berhasil mengamankan lebih dari 22 ribu suara—sebuah capaian yang dianggap mencerminkan kuatnya dukungan akar rumput.

Chaidir menilai perolehan tersebut menjadi modal penting dalam memperbesar peluang kemenangan sekaligus memperkuat posisi Golkar di masa mendatang.

Dalam aturan Musda, kandidat ketua diwajibkan mengantongi minimal 30 persen dukungan dari total 16 suara yang tersedia. Struktur pemilih terdiri dari 10 Pimpinan Kecamatan, ditambah unsur organisasi pendiri seperti Kosgoro, Soksi, dan MKGR, serta organisasi sayap dan yang didirikan partai, di antaranya AMPI, Alhidayah, Satkar Ulama, MDI, dan HWK.

Dengan mulai mengalirnya dukungan dari berbagai lini, peluang Andi Satya dinilai semakin terbuka. Chaidir menyebut tren tersebut sebagai sinyal positif, terutama jika konsolidasi internal terus diperkuat.

Menjelang hari pelaksanaan, dinamika politik internal Golkar dipastikan akan semakin dinamis. Proses komunikasi politik dan penjajakan dukungan lintas struktur diperkirakan menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil akhir pemilihan Ketua DPD II Golkar Samarinda.

(Tim Redaksi)