Home DISKOMINFO KUKAR Bupati Kukar Dukung SAE PASTARUNG untuk Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Tenggarong

Bupati Kukar Dukung SAE PASTARUNG untuk Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Tenggarong

14
0
Bagikan Berita Ini :
Bupati Kukar Dukung SAE PASTARUNG untuk Pemberdayaan Warga Binaan Lapas Tenggarong

Keterangan Gambar : Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri saat penandatanganan prasasti SAE PASTARUNG , Selasa (27/10/2026).

Tenggarong, sapakaltim.com– Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, mengapresiasi hadirnya Sarana Asimilasi dan Edukasi Pemasyarakatan Tangga Arung (SAE PasTarung) yang dibangun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong. Fasilitas ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan warga binaan agar lebih produktif dan siap kembali berbaur dengan masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Aulia saat penandatanganan prasasti SAE PASTARUNG , Selasa (27/10/2026). Ia menilai, keberadaan fasilitas itu menjadi bagian dari upaya pemberdayaan yang dilakukan Lapas Kelas IIA Tenggarong untuk mendukung proses pembinaan warga binaan.

Menurutnya, SAE PASTARUNG diharapkan tidak sekadar menjadi fasilitas pendukung, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Pemerintah Kabupaten Kukar, lanjut Aulia, juga membuka peluang dukungan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan kebijakan pemerintah daerah untuk menunjang kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan di lingkungan Lapas Tenggarong.

“Kita juga berharap bahwa pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait dan melalui kebijakan yang kami miliki bisa men-support kegiatan-kegiatan yang ada di Lapas Tenggarong,” ujarnya.

Aulia menegaskan, proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan diharapkan dapat membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, dan mampu memberikan kontribusi positif ketika kembali ke lingkungan masyarakat.

Ia berharap, setelah menyelesaikan masa pembinaan, warga binaan dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan tempat mereka tinggal.

“Untuk memastikan bahwa warga-warga binaan yang ada di Lapas Tenggarong itu setelah menjalani proses pembinaan itu bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, lebih produktif lagi, lebih bermanfaat lagi bagi warga masyarakat yang ada di sekitar atau di tempat di mana beliau kembali nanti menjalankan aktivitas sehari-hari di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Tim Redaksi (Adv 95/Hendrik)