Samarinda, Sapakaltim.com- Ikatan Keluarga Besar Manggarai Barat (Ikamba) Kaltim menggelar event tahunan yang diikuti 24 tim asli NTT, turnamen ini merupakan sudah jilid ke III yang diselenggarakan oleh bidang kepemudaan setiap tahunnya. Turnamen ini digelar di Lapangan Kalimanis GP kecamatan sambutan, samarinda ilir, Kota Samarida. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga Disporapar Kota Samarinda Supriyatmono pada Minggu (19/5/2024).
Dalam sambutannya Suprotamono mengungkapkan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Ikamba Cup 2024. Ia berharap turnamen ini dapat melahirkan bibit-bibit baru dalam dunia sepak bola.
“Kedisiplinan, keselamatan dan minimnya sengketa adalah kunci suksesnya sebuah event.Semua pihak harus menjunjung tinggi sportivitas dan mengingat bahwa lawan di arena adalah saudara di luar pertandingan,” pesannya.
Acara ini mendapat sambutan meriah dari masyarakat sekitar dan diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya menyajikan pertandingan sepak bola berkualitas, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi dan solidaritas di antara masyarakat Kalimantan Timur. Ikamba Cup 2024 menjadi bukti nyata bahwa olahraga dapat menjadi alat pemersatu dan pengingat pentingnya menjaga sportivitas dalam setiap kompetisi.
Disamping itu juga dalam sambutannya, Ketua Umum Ikamba Kaltim Paulinus Dugis SH, MH turnamen ini adalah untuk menjaga hubungan baik antarwarga NTT di Benua Etam, selaras dengan program kerja Ikamba bidang Pemuda dan Olahraga.
“Walaupun ini merupakan paguyuban warga tanah Manggarai, namun Ikamba Cup terbuka untuk semua warga NTT di Kaltim. Ini adalah ajang silaturahmi yang diharapkan dapat mempererat persaudaraan,” ungkapnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Advokat Republik Indonesia (FERARI) Kaltim ini juga mengingatkan pentingnya sportivitas dan kepatuhan terhadap peraturan selama turnamen berlangsung.
“Pastikan pemain yang masuk dalam daftar adalah pemain sepak bola sejati, bukan petarung bebas atau petinju. Jika ada yang berperilaku seperti petarung bebas, manajer dan pelatihnya akan bertanggung jawab,” pungkasnya.
(Tim Redaksi)







LEAVE A REPLY