Samarinda, sapakaltim.com- Laga panas bertajuk Derby della Madonnina kembali tersaji saat AC Milan menjamu rival sekotanya, Inter Milan, pada pekan ke-28 Serie A musim 2025/2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di San Siro, Milan, Senin (9/3/2026) dini hari WIB.
Pertemuan dua raksasa Kota Milan tersebut dipastikan berlangsung sengit. Selain mempertaruhkan gengsi sebagai penguasa kota, laga ini juga memiliki arti penting dalam persaingan papan atas Serie A musim ini.
Saat ini Inter memimpin klasemen sementara dengan keunggulan sekitar 10 poin atas Milan. Dengan sisa 11 pertandingan musim ini, Rossoneri membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang dalam perebutan gelar liga.
Meski tertinggal di klasemen, Milan memiliki modal positif menjelang derby kali ini. Tim berjuluk Rossoneri itu tercatat tidak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Inter di semua kompetisi.
Dalam periode tersebut, Milan meraih empat kemenangan dan dua hasil imbang. Mereka juga mencetak 11 gol dan hanya kebobolan lima gol dari rival sekotanya.
Pada pertemuan pertama musim ini di Serie A, Milan berhasil mengalahkan Inter dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan dicetak pemain sayap asal Amerika Serikat, Christian Pulisic, pada menit ke-54.
Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang tren positif Milan dalam derby, termasuk dua pertandingan terakhir yang mereka menangi tanpa kebobolan.
Di sisi lain, Inter sebenarnya pernah mendominasi rivalitas ini. Tim berjuluk Nerazzurri sempat mencatat enam kemenangan beruntun atas Milan dalam beberapa musim sebelumnya.
Kekalahan terakhir Milan dari Inter terjadi pada musim 2023/2024 dengan skor 1-2. Saat itu Milan masih dilatih Stefano Pioli, sedangkan Inter berada di bawah arahan Simone Inzaghi.
Namun situasi berubah dalam beberapa musim terakhir. Di bawah pelatih Massimiliano Allegri, Milan mulai menunjukkan performa lebih solid ketika menghadapi Inter.
Selain rekor pertemuan yang positif, Milan juga mengandalkan ketajaman lini depan yang dipimpin Rafael Leão dan Pulisic. Kombinasi keduanya menjadi salah satu sumber gol penting bagi Rossoneri musim ini.
Sementara itu, Inter tetap mengandalkan kekuatan lini tengah yang dipimpin Nicolò Barella serta ancaman serangan dari sisi sayap melalui Federico Dimarco.
Derby Milan kali ini diprediksi kembali menghadirkan atmosfer panas di San Siro dengan puluhan ribu suporter kedua tim memadati stadion.
Dengan kondisi klasemen yang ketat serta rekor pertemuan yang sedang berpihak kepada Milan, duel antara Rossoneri dan Nerazzurri diperkirakan berlangsung ketat dan penuh tensi tinggi hingga peluit akhir dibunyikan.
Penulis: Satria Nusantara Aji
Editor: Redaksi







LEAVE A REPLY