TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Dalam pelantikan tersebut, ia meminta para pejabat yang baru menerima amanah jabatan segera beradaptasi dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Jumat (6/11/2026). Aulia menegaskan, jabatan yang diberikan bukan sekadar kedudukan dalam struktur pemerintahan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja dan tanggung jawab nyata kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat menantikan hasil kerja pemerintah melalui program dan pelayanan yang diberikan. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru.
“Amanah ini yang diberikan kepada Bapak Ibu sekalian hanya akan menjadi sebuah jabatan kosong belaka ketika Bapak Ibu tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya. Masyarakat menunggu apa yang akan kita berikan kepada masyarakat,” ujar Aulia.
Ia juga meminta para pejabat segera membangun koordinasi dengan jajaran di masing-masing perangkat daerah. Sebab, bawahan membutuhkan arahan yang jelas dari pimpinan agar pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Aulia bahkan menargetkan proses serah terima jabatan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator dapat dilaksanakan mulai Senin mendatang. Dengan demikian, seluruh pejabat diharapkan sudah bisa menjalankan tanggung jawabnya tanpa menunda agenda pemerintahan.
Percepatan tersebut juga berkaitan dengan persiapan penyusunan anggaran tahun 2027. Aulia meminta pejabat yang baru dilantik memiliki kepekaan dalam merancang program kegiatan agar tetap sejalan dengan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah serta arah pembangunan yang tertuang dalam RPJMD Kukar.
Selain itu, Aulia mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Ia menyebut hasil survei terakhir menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah daerah berada di angka 64 persen.
Menurutnya, salah satu hal yang menjadi perhatian masyarakat adalah belum optimalnya komunikasi aparatur pemerintah dalam menjelaskan berbagai kendala pelaksanaan program pembangunan.
Karena itu, pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus meningkatkan citra dan kepercayaan publik terhadap Pemkab Kukar.
“Keberadaan Bapak Ibu sekalian kita harapkan begitu besar pengaruhnya terhadap citra pemerintah hari ini. Harus kita akui bersama bahwa government branding kita ini masih sangatlah lemah. Dan ini yang harus menjadi perhatian kita ke depannya,” pungkasnya.










LEAVE A REPLY