Home DAERAH Gubernur Rudy Pastikan Program BST Tersalur Hingga Pelosok Kaltim

Gubernur Rudy Pastikan Program BST Tersalur Hingga Pelosok Kaltim

22
0
Bagikan Berita Ini :
Gubernur Rudy Pastikan Program BST Tersalur Hingga Pelosok Kaltim

Keterangan Gambar : Gubernur Kalimantan Timur H Rudy Mas ud.

Samarinda, sapakaltim.com- Upaya pemerataan kesejahteraan di Kalimantan Timur terus diperkuat melalui Program Bantuan Sosial Terencana (BST) tahun 2025. Gubernur Rudy Mas'ud menegaskan bahwa program ini menjadi bukti komitmen nyata Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memastikan pelayanan sosial menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Sebanyak 7.300 penerima manfaat di 10 kabupaten dan kota telah menerima bantuan melalui 112 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Penyaluran dilakukan secara terstruktur melalui enam Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) panti sosial milik Pemprov Kaltim yang bersinergi dengan lembaga sosial pemerintah maupun swasta.

Gubernur menyampaikan bahwa seluruh program BST tahun 2025 telah terealisasi sesuai perencanaan. Menurutnya, bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat rentan, mulai dari penyediaan makanan dan sandang, alat bantu bagi penyandang disabilitas, hingga layanan rehabilitasi sosial.

“Realisasi ini menunjukkan kehadiran pemerintah secara langsung dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil,” ujarnya.

Rincian penerima manfaat di masing-masing daerah adalah sebagai berikut:

1. Samarinda: 29 LKS, 2.043 penerima manfaat

2. Kutai Kartanegara: 16 LKS, 976 penerima manfaat

3. Paser: 12 LKS, 959 penerima manfaat

4. Kutai Barat: 5 LKS, 658 penerima manfaat

5. Berau: 10 LKS, 637 penerima manfaat

6. Balikpapan: 19 LKS, 621 penerima manfaat

7. Bontang: 7 LKS, 548 penerima manfaat

8. Kutai Timur: 8 LKS, 487 penerima manfaat

9. Penajam Paser Utara: 5 LKS, 299 penerima manfaat

10. Mahakam Ulu: 1 LKS, 72 penerima manfaat

Program BST tidak hanya menyasar panti sosial milik pemerintah, tetapi juga panti sosial swasta dan lembaga masyarakat. Cakupan bantuan meliputi rehabilitasi sosial anak terlantar, lanjut usia, penyandang disabilitas, tuna sosial, hingga perlindungan bagi korban bencana.

Dengan kolaborasi 112 LKS di berbagai daerah, Pemprov Kaltim berharap pemerataan kesejahteraan benar-benar terwujud, bukan hanya dalam bentuk angka statistik, tetapi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat secara nyata dari Samarinda hingga Mahakam Ulu.

Gubernur menegaskan bahwa pemerintah akan terus memastikan pelayanan sosial berjalan optimal dan menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

(Tim Redaksi)