
Keterangan Gambar : Suasana saat buka bersama dengan para civitas akademik dan anak panti di Fakultas Hukum Untag 45 Samarinda, Jumat (6/3/2026).
Samarinda, sapakaltim.com– Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag 45) Samarinda menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai upaya mempererat hubungan di lingkungan akademik kampus.
Dekan Fakultas Hukum Untag 45 Samarinda, Isnawati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan di antara civitas akademika.
Ia menyebutkan bahwa acara itu tidak hanya diikuti oleh unsur internal fakultas, tetapi juga melibatkan berbagai elemen di lingkungan kampus, mulai dari jajaran rektorat, pengurus yayasan, fakultas lain, hingga para alumni.
“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk mempererat silaturahmi, khususnya di lingkungan Fakultas Hukum dan secara umum di civitas akademika Samarinda,” ujar Isnawati saat ditemui di ruang Dekanat Fakultas Hukum, Jumat (6/3/2026).
Tak hanya berfokus pada kebersamaan internal kampus, kegiatan tersebut juga memiliki unsur sosial. Pihak fakultas turut mengundang anak-anak dari panti asuhan agar dapat merasakan kebersamaan dalam momentum Ramadan.
Isnawati menyampaikan bahwa anak-anak dari Panti Asuhan Nur Fisabilillah Hasan dihadirkan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan akademik.
Di sisi lain, setelah resmi menjabat sebagai dekan, Isnawati juga memaparkan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi fokus pengembangan fakultas dalam beberapa tahun mendatang.
Salah satu target utama yang dicanangkan adalah meraih akreditasi unggul pada 2028.
“Target kami cukup besar. Insyaallah pada 2028 Fakultas Hukum bisa mencapai akreditasi unggul,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat, fakultas akan memprioritaskan peningkatan kualitas akademik, terutama dalam mempersiapkan akreditasi untuk Program Magister Hukum.
Menurutnya, berbagai langkah pembenahan akan terus dilakukan guna meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat daya saing fakultas di tingkat nasional.
(Tim Redaksi)







LEAVE A REPLY