Home DAERAH Puluhan Siswa di Waru Dirawat Usai Konsumsi Makanan MBG, DPRD Kaltim Soroti Pengawasan

Puluhan Siswa di Waru Dirawat Usai Konsumsi Makanan MBG, DPRD Kaltim Soroti Pengawasan

23
0
Bagikan Berita Ini :
Puluhan Siswa di Waru Dirawat Usai Konsumsi Makanan MBG, DPRD Kaltim Soroti Pengawasan

Keterangan Gambar : Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, H Baba.

Samarinda, sapakaltim.com– Sebanyak 25 siswa di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), harus mendapatkan penanganan medis setelah diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (13/2/2026).

Para siswa tersebut dilaporkan mengalami keluhan kesehatan tidak lama setelah menyantap hidangan yang dibagikan melalui program tersebut. Mereka kemudian dibawa ke fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk mendapat pemeriksaan dan perawatan.

Menanggapi peristiwa itu, Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, H Baba, menyatakan pihaknya akan mendorong investigasi menyeluruh guna memastikan penyebab kejadian. Ia mengaku belum menerima laporan lengkap karena tengah berada di luar daerah, namun menegaskan bahwa keselamatan siswa harus menjadi perhatian utama.

“Kasus seperti ini tidak boleh dianggap sepele. Harus ada pemeriksaan medis dan uji sampel makanan untuk memastikan sumber permasalahannya,” ujarnya saat dimintai tanggapan.

Menurutnya, evaluasi perlu mencakup seluruh rantai pelaksanaan program, mulai dari proses pengolahan makanan, penyimpanan, distribusi, hingga penyajian di sekolah. Hal tersebut penting untuk mengetahui apakah insiden terjadi akibat faktor teknis atau adanya kelalaian dari pihak tertentu.

Jika hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran prosedur, Komisi IV akan merekomendasikan langkah tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab, termasuk kemungkinan pencabutan izin penyedia layanan.

“Kita tunggu hasil penelusuran resmi. Kalau terbukti ada kelalaian, tentu harus ada sanksi agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Selain pengawasan dari legislatif, aparat kepolisian juga dikabarkan turut melakukan penyelidikan guna memastikan ada atau tidaknya unsur pelanggaran dalam kasus tersebut.

Dalam waktu dekat, Komisi IV DPRD Kaltim berencana memanggil pihak-pihak terkait untuk meminta klarifikasi sekaligus mengevaluasi implementasi program MBG di daerah tersebut.

(Tim Redaksi)