Home DISKOMINFO KUKAR Distransnaker Kukar Latih 318 Peserta Lewat Program Kukar Siap Kerja

Distransnaker Kukar Latih 318 Peserta Lewat Program Kukar Siap Kerja

12
0
Bagikan Berita Ini :
Distransnaker Kukar Latih 318 Peserta Lewat Program Kukar Siap Kerja

Keterangan Gambar : Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza saat diwawancarai awak media pada Selasa (30/9/2026).

Tenggarong, sapakltim.com–  Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperluas peluang kerja melalui program unggulan Kukar Siap Kerja. Program tersebut dijalankan melalui pembiayaan APBD Kukar serta kolaborasi dengan dunia usaha.

Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan saat ini pihaknya tengah melaksanakan pelatihan unit kompetensi yang diikuti 318 orang. Sebanyak 305 peserta dibiayai melalui APBD Kukar, sedangkan 13 peserta lainnya melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).

Para peserta tersebut akan mengikuti 10 jenis pelatihan yang telah disusun Distransnaker Kukar sesuai kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kerja.

“Program Siap Kerja sudah berakselerasi,” jelas Dendy, Rabu (30/9/2026).

Selain pelatihan kompetensi, Distransnaker Kukar dalam waktu dekat juga akan menjalankan program perluasan kesempatan kerja. Program tersebut menyasar enam kelompok tenaga kerja mandiri yang berasal dari Kecamatan Tenggarong, Kota Bangun, Muara Wis, Loa Kulu, dan Sebulu.

“Ini bentuk akselerasi kita bahwa tidak hanya fokus di kerja formal saja, tapi di informal juga,” lanjutnya.

Untuk sektor informal, Distransnaker Kukar mendorong terciptanya wirausahawan mandiri. Para peserta akan mendapatkan pelatihan selama lima hari dan bantuan berupa modal usaha.

Setelah bantuan diberikan, Distransnaker akan melakukan monitoring dan evaluasi dalam tiga hingga empat bulan untuk melihat perkembangan usaha dan memastikan bantuan modal tersebut dimanfaatkan dengan baik.

Apabila usaha dinilai berhasil, peserta akan diarahkan mengikuti program lanjutan, seperti Kredit Kukar Idaman (KKI) Terbaik. Selain itu, pengembangan usaha juga dapat didukung melalui TJSP maupun kemitraan dengan badan usaha.

“Akan didekatakan dengan program lanjutan yaitu KKI Terbaik atau CSR maupun badan usaha akan menjadi mitra program,” tutup Dendy.

Tim Redaksi (Adv 17/Hendrik)