
Keterangan Gambar : Muhammad Faisal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim saat diwawancarai awak media pada Senin (30/3/2026).
Samarinda, sapakaltim.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat program literasi digital di sekolah sebagai langkah untuk melindungi anak-anak dari risiko penggunaan teknologi yang berlebihan. Program ini sejalan dengan kebijakan nasional mengenai tata kelola sistem elektronik dengan fokus pada perlindungan anak di dunia digital.
Muhammad Faisal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, menjelaskan bahwa pemerintah daerah aktif mengedukasi pelajar dan orang tua agar lebih siap menghadapi tantangan digital.
“Kebijakan pusat dijalankan, tapi pemahaman harus sampai ke sekolah dan keluarga agar anak-anak lebih aman saat menggunakan teknologi,” ujarnya di Samarinda, Senin (30/3/2026).
Di tingkat daerah, langkah konkret dilakukan dengan menyediakan ruang aktivitas fisik bagi anak, sehingga ketergantungan pada gawai dapat dikurangi. Selain itu, guru menjadi peran kunci dalam membangun literasi digital sejak dini. Sekolah didorong untuk mengajarkan penggunaan teknologi secara bijak, termasuk pengaturan waktu dan pemanfaatan perangkat untuk kegiatan produktif.
“Anak-anak harus dibimbing agar memahami risiko dan batasan penggunaan teknologi, bukan sekadar menjadi pengguna,” kata Faisal.
Data menunjukkan tingkat penetrasi internet di Kalimantan Timur lebih dari 80 persen, dengan sebagian besar pengguna berasal dari usia anak dan remaja. Banyak di antaranya menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk aktivitas digital, termasuk bermain gim daring. Media sosial menjadi perhatian serius karena risiko yang lebih besar, sementara gim daring tetap diawasi untuk mencegah pengaruh negatif terhadap perilaku anak.
Faisal menegaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital memerlukan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga.
“Hanya dengan sinergi semua pihak, anak-anak bisa melek teknologi dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab,” pungkasnya.
(Tim Redaksi)







LEAVE A REPLY