Home DISKOMINFO KUKAR Korban Kebakaran Kelurahan Melayu Terima Bantuan, Pemilik Rumah Dapat Rp24 Juta

Korban Kebakaran Kelurahan Melayu Terima Bantuan, Pemilik Rumah Dapat Rp24 Juta

17
0
Bagikan Berita Ini :
Korban Kebakaran Kelurahan Melayu Terima Bantuan, Pemilik Rumah Dapat Rp24 Juta

Tenggarong, sapakaltim.com– Donasi masyarakat untuk membantu korban kebakaran di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terkumpul mencapai Rp939.546.000. Bantuan tersebut mulai disalurkan kepada warga terdampak berdasarkan hasil pendataan, verifikasi, dan kesepakatan bersama.

Penyaluran bantuan dilakukan di Kantor Kelurahan Melayu, Jumat (16/10/2026). Pengumpulan donasi berlangsung sejak Selasa hingga Kamis setelah kebakaran terjadi.

Lurah Melayu, Muhammad Hafiz, mengatakan penyaluran bantuan diprioritaskan bagi pemilik rumah yang mengalami kerugian material akibat kebakaran. Berdasarkan hasil musyawarah dan verifikasi, pemilik rumah pribadi yang memenuhi kriteria menerima bantuan sebesar Rp24 juta per rumah.

“Total donasi yang terkumpul Rp 939.546.000. Setelah kami musyawarahkan, bantuan lebih difokuskan kepada pemilik rumah karena kerugian material yang mereka alami cukup besar,” ujarnya.

Hafiz menjelaskan, pembagian bantuan mempertimbangkan kategori bangunan serta status warga yang menempati rumah tersebut. Berdasarkan hasil pendataan, terdapat 35 bangunan milik pribadi yang masuk kategori penerima bantuan.

Sementara itu, warga yang menyewa atau mengontrak rumah mendapatkan kompensasi sebesar Rp3,7 juta per pintu. Perhitungan bantuan didasarkan pada jumlah pintu atau unit kontrakan, bukan jumlah kepala keluarga (KK).

Dengan demikian, apabila satu unit kontrakan ditempati dua KK, bantuan tetap dihitung sebagai satu unit.

Menurut Hafiz, kompensasi tersebut diharapkan dapat membantu penyewa memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara atau mencari kontrakan baru setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Selain bagi pemilik rumah yang mengalami kerusakan berat, bantuan juga disepakati untuk empat rumah dengan kategori kerusakan ringan hingga sedang. Total bantuan yang dialokasikan untuk kategori tersebut sebesar Rp1.761.500.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi dan kesepakatan bersama agar distribusinya sesuai dengan kondisi warga terdampak.

Hafiz juga menyampaikan bahwa penerimaan donasi uang tunai maupun bantuan logistik melalui posko di Kelurahan Melayu resmi ditutup pada Jumat pukul 12.00 WITA.

“Total tersebut merupakan hasil pengumpulan sejak Selasa pascakejadian hingga Kamis,” ujarnya.

Salah seorang warga terdampak kebakaran di RT 33 Kelurahan Melayu, Ilyas, mengaku bersyukur menerima bantuan sebesar Rp24 juta sebagai pemilik rumah pribadi. Ia mengatakan rumahnya hangus terbakar sehingga saat ini dirinya bersama keluarga masih mengungsi di rumah kerabat.

Meski kehilangan tempat tinggal, Ilyas menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kelurahan dan masyarakat yang telah membantu warga terdampak, baik melalui bantuan uang maupun kebutuhan pokok.

Menurutnya, bantuan sembako yang diterima selama masa penanganan pascakebakaran cukup membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Kami juga berterima kasih kepada pihak kelurahan karena selama ini penyaluran bantuan berjalan lancar dan tidak ada kendala,” ujarnya.

Ia berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu warga terdampak melewati masa sulit dan kembali menata kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Tim Redaksi (Adv 66/Hendrik)