Home DISKOMINFO KUKAR Disdikbud Kukar Siapkan Bantuan Seragam bagi Siswa Korban Kebakaran

Disdikbud Kukar Siapkan Bantuan Seragam bagi Siswa Korban Kebakaran

18
0
Bagikan Berita Ini :
Disdikbud Kukar Siapkan Bantuan Seragam bagi Siswa Korban Kebakaran

Keterangan Gambar : Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto saat diwawancarai awak media pada Rabu (15/10/2026).

Tenggarong, sapakaltim.com–  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan bantuan perlengkapan seragam sekolah bagi siswa yang terdampak kebakaran di Jalan Danau Aji, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. Penyaluran bantuan masih menunggu penyelesaian pendataan dan verifikasi calon penerima.

Bantuan tersebut disiapkan untuk memastikan siswa korban kebakaran tetap dapat mengikuti kegiatan belajar tanpa terkendala kebutuhan perlengkapan sekolah.

Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, mengatakan pihaknya sebelumnya telah menyalurkan bantuan serupa kepada siswa terdampak kebakaran di Kecamatan Muara Muntai. Saat itu, sebanyak 12 paket seragam sekolah diberikan kepada 12 siswa, dengan setiap paket berisi perlengkapan sekolah secara lengkap.

“Kalau di Muara Muntai kemarin ada 12 paket, satu paket untuk satu orang,” ungkap Pujianto.

Sementara itu, bantuan bagi siswa yang terdampak kebakaran di Jalan Danau Aji masih dalam tahap persiapan. Disdikbud Kukar belum menetapkan jumlah paket yang akan disalurkan karena masih menyesuaikannya dengan jumlah siswa terdampak dan kebutuhan masing-masing.

Pujianto menjelaskan, bantuan tersebut akan memanfaatkan program seragam sekolah gratis yang telah berjalan di lingkungan Pemkab Kukar. Disdikbud juga berencana menambah anggaran program tersebut agar kebutuhan siswa korban kebakaran dapat terpenuhi tanpa harus melalui pengusulan anggaran baru.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Disdikbud Kukar melakukan pendataan dan verifikasi dengan melibatkan pihak sekolah, pengurus RT, pemerintah kecamatan, kelurahan, serta pihak terkait lainnya.

Proses tersebut dilakukan untuk memastikan identitas calon penerima sekaligus mengidentifikasi jenis perlengkapan yang dibutuhkan sesuai kondisi masing-masing siswa. Disdikbud juga membuka ruang bagi warga terdampak untuk menyampaikan informasi mengenai kebutuhan pendidikan yang mendesak.

Hingga kini, jadwal penyaluran bantuan belum ditetapkan. Pemerintah daerah masih menunggu hasil pendataan dan koordinasi dengan berbagai pihak sebelum menentukan waktu distribusi.

“Untuk waktu penyalurannya yang lain-lain, kita masih menyesuaikan dengan proses pendataan dan koordinasi yang sedang berjalan,” jelas Pujianto.

Tim Redaksi (Adv 59/Hendrik)