Home DISKOMINFO KUKAR Efisiensi Bukan Alasan Hentikan Kukar Festival, Rendi: Tetap Harus Berjalan

Efisiensi Bukan Alasan Hentikan Kukar Festival, Rendi: Tetap Harus Berjalan

4
0
Bagikan Berita Ini :
Efisiensi Bukan Alasan Hentikan Kukar Festival, Rendi: Tetap Harus Berjalan

Keterangan Gambar : Foto : Istimewa

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan rangkaian Kukar Festival tetap dilaksanakan pada 2027 mendatang, meskipun daerah masih dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menegaskan efisiensi tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan agenda festival yang selama ini menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sejumlah kegiatan dalam Kukar Festival memiliki keterkaitan dengan program Kukar Idaman Terbaik. Karena itu, pelaksanaannya harus tetap dipertahankan agar tidak menyimpang dari misi awal program tersebut.

“Efisiensi boleh menjadi momen penurunan kapasitas atau grade, tapi tidak boleh menjadi penghalang untuk tidak dijalankan Kukar Festival, karena itu sumber penghidupan ekonomi juga,” tegas Rendi.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini tengah meminta penyusunan kalender event Kabupaten Kukar 2027 secara menyeluruh. Nantinya, agenda yang telah disusun akan kembali diverifikasi untuk memastikan kegiatan yang dapat dilaksanakan.

Rendi menyebutkan, proses tersebut juga berkaitan dengan penataan organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya Dinas Pariwisata yang saat ini masih dipimpin pelaksana tugas (Plt).

“Kemarin kami sudah minta untuk clear agenda tahun 2027 kalender event Kabupaten, itu apa saja dan kami akan verifikasi kembali. Dan kami pastikan event-event Kukar Festival akan tetap berjalan,” ujarnya.

Salah satu agenda yang dipastikan menjadi perhatian adalah Festival Erau. Menurut Rendi, kegiatan budaya tersebut harus tetap masuk dalam kalender event 2027 dengan penyelenggaraan yang lebih meriah.

“Pastinya Erau yang pertama, itu wajib tahun depan, itu harus lebih meriah dan tetap masuk. Masuk itu susah, artinya perjuangannya panjang, jadi harus tetap masuk,” ungkapnya.

Selain Erau, Rendi juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Pesta Laut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan menjangkau 20 kecamatan di Kukar.

“Wah luar biasa. Ini harus terjadi lagi di 20 kecamatan di Kutai Kartanegara, khususnya Tenggarong,” pungkasnya.