TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hingga saat ini, kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut telah mencapai lebih dari 80 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan tahapan persiapan awal untuk bahan ekspose kepada panitia tingkat provinsi telah dirampungkan. Ekspose tersebut dijadwalkan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, dengan melibatkan perwakilan seluruh kabupaten/kota serta unsur Pemerintah Provinsi Kaltim.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah menuntaskan tahapan persiapan awal untuk bahan ekspos yang akan dilakukan besok terhadap panitia provinsi, termasuk kabupaten/kota yang akan menjadi bagian penting dari pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya , Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil diskusi bersama seluruh bidang dan panitia pelaksana, materi yang akan dipaparkan telah disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing bidang.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah penyesuaian teknis yang dibahas, terutama menyangkut perubahan lokasi kegiatan dan pengaturan penjagaan di sejumlah titik.
Sunggono menyebut, salah satu perhatian panitia adalah menjaga ketertiban dan estetika di panggung maupun arena utama MTQ. Untuk itu, pemasangan spanduk dan baliho akan diatur, baik dari segi jumlah maupun ukuran agar terlihat seragam dan tertata.
Pengaturan tersebut juga berlaku bagi pihak lain, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, dan kelurahan yang ingin menyampaikan ucapan melalui media publikasi selama kegiatan berlangsung.
“Supaya tertib dan menjaga estetika di panggung atau arena utama, nanti spanduk dan baliho yang dipasang kita batasi jumlahnya, ukurannya diseragamkan supaya rapi. Kita juga tetapkan penempatannya agar semua bisa terkoordinasi dengan baik,” jelasnya.
Terkait akomodasi peserta, Sunggono memastikan lokasi penginapan bagi kafilah dari sejumlah kabupaten/kota telah ditinjau bersama pengurus inti panitia. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan fasilitas yang disiapkan layak dan representatif.
Selain menggunakan hotel, panitia juga menyiapkan sejumlah penginapan dan homestay milik masyarakat. Salah satunya untuk kafilah Kutai Timur yang direncanakan menempati homestay dengan memanfaatkan rumah warga.
“Venue insyaallah sudah fix. Kemudian saya sendiri kemarin bersama pengurus inti sudah sesuai arahan Pak Bupati langsung mengecek semua hotel dan penginapan yang direncanakan menjadi tempat basecamp atau tempat menginap kafilah,” tuturnya.
Ia menambahkan, secara keseluruhan persiapan belum mencapai 100 persen. Namun, progres yang telah berjalan saat ini sudah berada di atas 80 persen dan diharapkan terus dimatangkan hingga pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kaltim.










LEAVE A REPLY