Home DAERAH Lembaga Adat Dayak Kenyah Lepoq Bakung Gelar Raker, Bahas Program Kerja hingga Pembangunan Gedung Serbaguna

Lembaga Adat Dayak Kenyah Lepoq Bakung Gelar Raker, Bahas Program Kerja hingga Pembangunan Gedung Serbaguna

32
0
Bagikan Berita Ini :
Lembaga Adat Dayak Kenyah Lepoq Bakung Gelar Raker, Bahas Program Kerja hingga Pembangunan Gedung Serbaguna

Keterangan Gambar : Sesi foto bersama Lembaga Adat Dayak Kenyah Lepoq Bakung Kaltim dan Kaltara menggelar raker di Lamin Desa Pampang pada Sabtu (10/10/2026).

SAMARINDA, Sapakaltim.com – Lembaga Adat Dayak Kenyah Lepoq Bakung Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menggelar rapat kerja (raker) di Lamin Desa Pampang, Kota Samarinda, Sabtu (10/10/2026). Rapat ini membahas tindak lanjut program kerja hasil Musyawarah Besar (Mubes) Lepoq Bakung 2025, rencana pembangunan gedung serbaguna, hingga pelestarian budaya Dayak Kenyah Lepoq Bakung.

Ketua Lembaga Adat Dayak Kenyah Lepoq Bakung Kaltim-Kaltara Prof. Ir. Ndan Imang, M.P., Ph.D., mengatakan, salah satu agenda utama raker tersebut adalah membahas pelaksanaan program-program yang telah disusun dalam Mubes Lepoq Bakung 2025 di Desa Data Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu.

“Tujuan pada hari ini adalah raker untuk membicarakan tindak lanjut dari program-program yang sudah disusun pada Mubes Lepoq Bakung tahun 2025,” ujarnya.

Selain mengevaluasi dan menindaklanjuti program kerja, raker juga membahas rencana pembangunan gedung serbaguna Lepoq Bakung. Menurut Ndan Imang, pihaknya telah memiliki lahan yang disiapkan untuk mendukung rencana pembangunan tersebut.

Agenda lainnya adalah persiapan pelaksanaan Mubes berikutnya yang direncanakan berlangsung di Desa Metun Sajau, Provinsi Kalimantan Utara.

Lembaga Adat Dayak Kenyah Lepoq Bakung juga merencanakan pelaksanaan Natal Besar keluarga Lepoq Bakung yang dijadwalkan pada 30 Januari 2027 di Gereja GKII Pampang. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum berkumpulnya warga Lepoq Bakung dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Semua warga Bakung akan kita undang untuk menghadiri Natal Besar keluarga Kenyah Lepoq Bakung Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara,” katanya.

Dalam raker tersebut, pembahasan juga mencakup program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah upaya penggalangan dana untuk membantu warga yang membutuhkan, termasuk masyarakat yang datang berobat tetapi terkendala biaya.

Ndan Imang juga menekankan pentingnya pengembangan sektor perkebunan sebagai sumber pendapatan tunai bagi masyarakat, tanpa meninggalkan tradisi berladang yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan warga Dayak Kenyah.

Ia berharap para ahli atau warga yang memiliki pengalaman di bidang perkebunan kelapa sawit dapat berbagi pengetahuan kepada masyarakat agar kegiatan berkebun semakin berkembang.

“Untuk uang tunai, kita perlu kebun sawit, kebun kakao, atau kebun-kebun lainnya, selain kita tetap berladang,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan usaha perkebunan dapat menjadi salah satu upaya memperkuat perekonomian keluarga sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi berladang.

Ndan Imang menegaskan bahwa salah satu tujuan utama raker adalah memperkuat kebersamaan di antara warga Lepoq Bakung, sekaligus menjaga kelestarian budaya Dayak Kenyah Lepoq Bakung agar tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta juga menyaksikan pengukuhan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang dipimpin Paulinus Dugis bersama rekan-rekannya. Pengukuhan itu dilaksanakan melalui prosesi adat sebagai bagian dari penghormatan terhadap nilai-nilai dan tata cara adat setempat.

Ia menjelaskan, pengukuhan secara adat memiliki makna penting dalam memperkenalkan dan mewariskan tradisi kepada generasi muda. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga, termasuk mereka yang bekerja di lingkungan pemerintahan, mengenai pelaksanaan berbagai prosesi adat.

“Tujuannya supaya generasi muda kita paham. Termasuk mereka yang menjadi pegawai, mereka juga bisa memahami bagaimana acara-acara adat itu dilaksanakan,” ujarnya.

Ia berharap tokoh-tokoh adat terus berperan aktif dalam melestarikan dan meneruskan tradisi Dayak Kenyah Lepoq Bakung agar tidak terputus oleh perkembangan zaman.

Melalui raker ini, Lembaga Adat Dayak Kenyah Lepoq Bakung Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara diharapkan dapat memperkuat koordinasi, merealisasikan program-program yang telah direncanakan, serta menjaga kebersamaan, kemandirian ekonomi, dan kelestarian budaya masyarakat adat.

(Tim Redaksi)