Home DISKOMINFO KUKAR Gerai KDKMP Kukar Belum Beroperasi, Fasilitas Pendukung Belum Lengkap

Gerai KDKMP Kukar Belum Beroperasi, Fasilitas Pendukung Belum Lengkap

6
0
Bagikan Berita Ini :
Gerai KDKMP Kukar Belum Beroperasi, Fasilitas Pendukung Belum Lengkap

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Muhammad Reza saat diwawancarai pada Sabtu (10/10/2026).

Tenggarong, sapakaltim.com— Sejumlah gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, belum siap beroperasi meski pembangunan fisiknya telah rampung. Kelengkapan sarana dan prasarana masih menjadi kendala sebelum gerai dapat menjalankan kegiatan usaha.

Dari total 237 titik KDKMP yang direncanakan di Kukar, sebanyak 142 titik telah terbangun. Dari jumlah tersebut, sekitar 110 titik dilaporkan telah menyelesaikan pembangunan fisik hingga 100 persen.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Muhammad Reza, menegaskan bahwa selesainya pembangunan fisik tidak serta-merta membuat gerai siap beroperasi karena masih ada fasilitas pendukung yang harus dipenuhi.

“Dari total 237 KDKMP, yang sudah terbangun ada 142. Dari 142 itu, yang sudah mencapai 100 persen secara fisik sekitar 110 titik, kalau tidak salah,” ujar Muhammad Reza, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Reza, sejumlah bangunan, termasuk yang berada di Timbau, telah rampung secara fisik. Namun, fasilitas di dalam bangunan masih perlu dilengkapi agar gerai dapat difungsikan sesuai peruntukannya.

Salah satu perlengkapan yang masih ditunggu ialah etalase untuk gerai koperasi. Berdasarkan informasi yang diterima Dinas Koperasi dan UKM Kukar, dari sekitar 450 unit etalase yang tersedia, baru 18 unit yang tiba.

“Sekarang yang mulai datang baru etalase. Kemarin informasinya baru 18 dari sekitar 450 etalase yang tersedia. Pengirimannya bertahap dan akan disebarkan ke beberapa KDKMP,” katanya.

Selain etalase, fasilitas pendukung lainnya yang dibutuhkan meliputi meja pasien, ruang tunggu, serta pendingin ruangan atau AC untuk klinik. Koperasi juga masih membutuhkan kendaraan operasional, seperti truk dan kendaraan roda tiga.

Kelengkapan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan operasional KDKMP. Karena itu, bangunan yang telah selesai belum dapat langsung difungsikan sebelum sarana dan prasarana pendukung tersedia.

Di sisi lain, Dinas Koperasi dan UKM Kukar tengah melakukan verifikasi dan validasi terhadap 79 titik KDKMP yang telah menyelesaikan pembangunan fisik. Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya akan ditinjau kembali oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pemeriksaan terhadap gerai-gerai yang masuk dalam program KDKMP.

Pemerintah menargetkan bangunan yang telah rampung secara fisik dapat dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung pada tahun ini. Setelah kebutuhan fasilitas terpenuhi, gerai-gerai tersebut baru akan dioperasikan.

“Targetnya, tahun ini bangunan yang sudah selesai 100 persen secara fisik akan dilengkapi sarana dan prasarananya. Setelah itu, baru dioperasionalkan,” tutup Reza.

Tim Redaksi (Adv 44/Hendrik)